Ditulis oleh Nurfahmi Azmi (Pustakawan UMMI)
Sukabumi, www.perpustakaan.ummi.ac.id - Saat ini perkembangan teknologi sudah begitu pesat, sehingga dampaknya juga bisa berpengaruh kepada pustakawan yang sudah semestinya ikut bertranformasi. Dulu layanan perpustakaan lebih ke arah pelayanan konvensional, namun saat ini pustakawan dituntut untuk lebih kreatif dan mampu menguasai berbagai keterampilan digital. Salah satu tranformasi pustakawan kreatif di era digital adalah pustakawan mampu menggunakan aplikasi desain dan editing video untuk mempromosikan perpustakaan secara lebih menarik dan efektif.
Mengapa pustakawan dituntut untuk menguasai keterampilan digital?
Perpustakaan sudah semestinya bisa menyesuaikan zaman dan perpustakaan bukan sekedar tempat menyimpan buku. Kini harus beralih menjadi pusat informasi, literasi digital, dan ruang diskusi untuk meningkatkan kapasitas internal masing-masing. Namun, semua potensi ini tidak akan dikenal luas jika tidak dipromosikan dengan cara yang menarik. Disinilah transformasi pustakawan kreatif harus mengambil bagian, bukan hanya sebagai pengelola koleksi, tapi juga sebagai promotor aktif perpustakaan di dunia digital. Di era digital ini, pustakawan perlu menguasai beberapa aplikasi dalam mendukung kinerjanya dalam mendekatkan sumber informasi dan layanan perpustakaan kepada pemustaka.
Aplikasi yang wajib Dikuasai Pustakawan masa kini
1. Canva
Canva adalah aplikasi desain grafis yang mudah digunakan oleh siapa saja, termasuk pustakawan. Melalui Canva, pustakawan dapat membuat berbagai konten visual seperti poster acara, infografis literasi, feed Instagram, hingga materi edukatif yang menarik. Konten yang menarik secara visual terbukti lebih efektif dalam menjangkau generasi muda dan pengguna media sosial.
2. CapCut
CapCut menjadi salah satu aplikasi editing video populer yang sangat cocok digunakan untuk membuat konten promosi singkat. Dengan tampilan antarmuka yang user-friendly, pustakawan bisa membuat video TikTok, reels Instagram, atau video pendek lainnya untuk memperkenalkan layanan perpustakaan, koleksi terbaru, hingga tutorial penggunaan OPAC dan lain-lain
3. Adobe Premiere Pro
Untuk kebutuhan editing video yang lebih profesional, Meski memerlukan pembelajaran yang lebih dalam, aplikasi ini sangat powerful untuk membuat video kegiatan perpustakaan, profil perpustakaan, hingga konten edukatif yang dapat diunggah ke YouTube atau ditayangkan dalam seminar.
Dampak Positif bagi Perpustakaan
Ketika pustakawan aktif memanfaatkan media digital untuk promosi, maka citra perpustakaan akan semakin hidup dan menarik. Pemustaka akan lebih tertarik untuk datang, mengikuti kegiatan, dan menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari gaya hidup literasi mereka. Konten digital yang kreatif juga memperluas jangkauan perpustakaan, tidak terbatas pada pengunjung fisik, tetapi juga audiens di platform digital. Dengan transformasi pustakawan kreatif di era digital, kini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan perpustakaan dan menjangkau pemustaka semakin luas tanpa batas.